Perkembangan Alam dan Pikiran Manusia

Bagaimana Alam dan pikiran manusia berkembang?

                Tuhan menciptakan 2 makhluk, yang satu bersifat anorganis (benda mati) dan yang lain bersifat organis (makhluk hidup). Manusia sebagai makhluk hidup yang terus berkembang dan berfikir dibekali rasa ingin tahu sebab rasa ingin tahu itulah yang mendorong manusia untuk mengenal, memahami dan juga menjelaskan apa’ saja yang mereka ingin ketahui.

                Rasa ingin tahu juga merupakan ciri khas manusia, rasa keingintahuan manusia juga tidak selalu tetap sepanjang zaman dalam artian dapat berubah’ sesuai perkembangan zaman sehingga manusia akan terus bertanya apa, bagaimana dan mengapa begitu sebab itulah pikiran manusia berkembang hanya dengan banyak bertanyalah kita dapat banyak tahu.

Ilmu pengetahuan yang lahir karena tumbuh aktivitas berkembang manusia yang selalu berfikir dan menggunakan penalaran. Manusia mempunyai kemampuan yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lainnya yaitu manusia mempunyai nalari dimana kemampuan tersebut digunakan untuk melakukan penalaran, pemikiran logis, dan analisis.

 

Bagaimanakah manusia memuaskan rasa keingintahuannya?

                Dengan terus bertanya dan menyelidiki tentang apa yang di ingintahuinya sampai jawaban yang benar’ betul dan yakin akan jawaban benar itulah manusia akan merasa puas terhadap keingintahuannya. Dan semua it uterus berjalan sepanjang hari ketika kita melakukan aktivitas.

Rasa ingin tahu adalah tabiat manusia yang hirarki. Tabiat keingintahuan manusia terhadap sesuatu. Sebab manusia adalah makhluk paling sempurna yang diciptakan oleh sang pencipta dan memiliki akal yang biasa disebut homo sapiens atau makhluk berpikir sebab itulah manusia memiliki rasa ingin tahu.

Rasa ingin tahu manusia yang sangat peka dan besar membuat manusia tidak pernah puas melakukan observasi dan penelitian terhadap setiap benda atau makhluk hidup yang masih menyisakan tanda tanya sehingga tercipta pemikiran baru.

Seperti yang dibahas di pertanyaan yang pertama bahwa manusia memiliki naluri, nalari dan nurani sedangkan hewan hanya memiliki naluri. Contohnya seperti hewan yang ingin mencari makan, minum atau berkembang biak serta pertahanan terhadap hewan yang ingin memburunya. Berbeda dengan manusia yang memiliki  nalari ,manusia dapat melakukan penalarannya dengan pemikiran yang logis dan analisis. Contohnya seperti mengerjakan sebuah tugas yang harus didasari pada penalaran dan juga rasa ingin tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s